Semua orang pasti menginginkan sebuah tempat tinggal sendiri. Namun biasanya tehalang dengan harga rumah yang mahal, dan mengharuskan seseorang untuk memilih pinjaman KPR. Apasih itu KPR dan bagaimana caranya untuk mendapatkan rumah dengan pinjaman KPR?

Apasih Itu KPR?

KPR adalah fasilitas bagi sahabat yang ingin membeli property seperti rumah, apartemen, atau jenis property lainnya dengan menjaminkan property tersebut sebagai jaminannya.

Jika sahabat ingin mengambil pinjaman KPR, sahabat harus membayarkan DP terlebih dahulu untuk property yang sahabat beli. Biasanya DP untuk property paling kecil atau minimal sebesar 10% dari harga property.

Tips Lolos Pinjaman KPR

  1. Perhatikan usia sahabat

Saat mengajukan KPR hendaknya sahabat memastikan usia sahabat tidak kurang atapun tidak lebih saat hendak melakukan atau menyelesaikan pinjaman KPR. Syarat pengajuan KPR adalah berusia 21- 55 tahun.

Usia sahabat tidak boleh meebihi dari batas yang telah di tentukaan saat sahabat menyelesaiakan pinjaman KPR. Misalnya usia sahabat saat ini 50 tahun dan sahabat mengambil rencana pinjaman KPR 10 tahun. Maka di akhir pinjaman usia sahabat 60 tahun, dan usia 60 tahun itu melebihi batas yang telah di tentukan. Jadi kemungkinan pengajuan sahabat tidak akan di terima.

  1. Siapkan dokumen yang di perlukan

dokumen-yang-harus-di-siapkan-untuk-kpr-rikarich

Banyak sekali dokumen yang harus sahabat siapkan untuk pengajuan pinjaman KPR. Inilah rincian dokumen yang harus sahabat siapkan untuk pengajuan KPR.

Persyaratan Pengajuan :

  • WNI (Warga Negara Indonesia)
  • Mempunyai penghasilan tetap dan memiliki masa kerja minimal 2 tahun.
  • Usia 21 tahun dan di akhir pelunasan maksimal usia 55 tahun.
  • Maksimal pembiayaan 80% sampai 90% dari harga property.

Dokumen yang harus di siapkan :

  • Fotokopi KTP (suami istri)
  • Fotokopi Kartu Keluarga
  • Fotokopi Surat Nikah
  • Asli Ijazah terakhir
  • Fotokopi rekening Koran 3 Bulan terakhir
  • Fotokopi NPWP Pribadi / SPT PPH 21
  • Asli surat keterangan kerja dan slip gaji
  • Asli SK Pengangkatan pegawai terakhir atau asli Kartu Taspen (bagi pegawai negeri)
  1. Pastikan Kredit Sahabat Bersih Saat BI Checking

Salah satu tips yang penting yang harus sahabat perhatikan adalah sahabat harus memastikan catatan kerdit sahabat baik dan bersih. Bank cukup ketat dalam melakukan BI checking, pastikan sahabat tidak pernah menunggak cicilan bank.

Untuk melakukan BI cheking sahabat dapat melakukannya di kantor OJK atau kantor Bank Indonesia (BI), cukup bawa KTP anda dan datangi kantor OJK dan sahabat akan mendapatkan informasi hasil pengecekan dari OJK.

  1. Siapkan Bukti Penghasilan

Selain memastikan bersih saat BI checking sahabat juga harus mempunyai bukti penghasilan atau slip gaji bagi karyawan.

Bagi sahabat yang bukan karyawan atau sahabat seorang pengusaha sahabat harus menyiapkan rekening koran yang di terbitkan oleh bank.

Pengajuan pinjaman KPR akan lebih mudah jika sahabat mengajukan pinjaman KPR di bank tempat sahabat menabung atau bank dimana sahabat memiiki rekening. Karena bank tau persis aliran rekening sahabat karena bagi bank sangat penting untuk mengetahui Source Of Repayment (SOR) dari nasabar yang ingin mengajukan pinjaman.

  1. SIapkan Uang DP

Sahabat harus membayarkan DP terlebih dahulu jika ingin mengajukan KPR. Karena, bank tidak akan mau jika sahabat belom membayarkan DP dari rumah atau property yang sahabat beli.

Biasanya sahabat harus membayarkan DP sebesar 10% hingga 20% dari harga property yang akan sahabat beli.

Jadi ketahuilah harga dari property yang ingin sahabat beli sehingga sahabat tahu berapa DP yang harus sahabat bayarkan agar KPR sahabat di setujui oleh bank.